PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN (code saham PGAS) tengah mempelajarikekuatanpendistribusian gas bumi untukmemberikan dukungan operasional tambang emas punya PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) di Halmahera Utara, Maluku Utara. Cara ini dapatbuka pasar baru gas bumi di teritori timur Indonesia, sekalianmenggerakkan efisiensi energi di bidang pertambangan. Ke-2 perusahaan sekarangsedangmenatastudy bersama yang meliputipenilaiantehnisdankomersilberkenaanpersiapan infrastruktur dansupply gas untuk Tambang Gosowong. Jikadipastikanpantas, bekerja samaakanditeruskanberbentukKesepakatan Jual Membeli Gas (PJBG) dengan poladanperinciantehnis yang disetujui. “PGN memiliki komitmensediakansuplai gas bumi yang palingmaksimalsupayamemberifaedah efisiensi untuk NHM,” kata Direktur TaktikdanPeningkatanUsaha PGN, Rosa Permata Sari, dalam penandatanganan Nota Kesepakatanbeberapa lalu, lewatinfojurnalis, Jumat (25/7/2025). Simak juga: PGN MempercepatSasaran Dekarbonisasi, Jargas Jadi Jalan keluarVital Rosa menerangkan, ide ini adalahsisi dari taktik PGN dalam meluaskan pasar gas bumi di daerah Indonesia Sedangdan Timur. Bilaprojectjalan, pendayagunaan gas bumi oleh NHM mempunyai potensimenggerakkankeinginan dari aktor industri lain di teritoriitu. Pasar gas yang terciptadisekitaran Gosowong diharapmemberikanimbas positif padaekonomiwarga, melalui akses pada energi lebih efisien dandapat dijangkau. Danantara-INA Suntik 800 Juta Dollar AS untukProject Petrokimia Artikel Kompas.id Simak juga: PGN Perkokoh Infrastruktur Gas, Jawab Rintangan Distribusi dan Akses Energi Nasional PGN memandang gas bumi sebagaisatu diantara energi fosil yang paling bersih, karenamempunyai emisi karbon yang lebih rendah. Pemakaian gas ini bisamenolongbidang pertambangan percepatperalihanke arah energi bersih lebihberkesinambungan. “Bekerja samainimengutamakanbeberapa prinsip tata urus perusahaan yang bagus untukcapaihasil yang positif, bukan hanyauntukke-2 perusahaan tapi jugauntukwarga,” tambah Rosa. Dari segi NHM, pemakaian gas bumi diharapdapatmemberikan dukungankenaikan produksi tambang. Dengan begitu, efeknyaakanberasa lebih luas dalam rantai pendayagunaan energi lokal yang memiliki daya saing.
Related Posts
Sultan Tidore Temui Mendagri Minta Usulan Pemekaran DOB Sofifi Ditolak
Sultan Tidore Husain Sjah menjumpai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengulasrumor pemekaran Wilayah Otonomi Baru (DOB) Sofifi di Kota Kepulauan Tidore, Maluku Utara. Dalam pertemuannya, Husain menyebutkan Tito tidakmenampungsaran pemekaran itu.“Beliau pastikanlah jika insyaallah tidak ada…
Paskibraka Maluku Utara 2025 Dikukuhkan, Ini Nama Pembawa Baki dan Pengibar Bendera
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, kukuhkan 30 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Propinsi Maluku Utara Tahun 2025. Formalitaspenetapan di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku…
Rp 1,6 Triliun Belanja Pangan Harus Dinikmati Petani dan Nelayan di Maluku Utara
Pemerintah provinsi Maluku Utara terusmemacu ketahanan pangan untuk menekan harga keperluan primersekaliantingkatkan kesejahteraan warga. Inidipertegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, waktubuka Rapat Koordinir (Rapat koordinasi) Ketahanan Pangan Malut 2025 di Ballroom Hotel Bela,…